Toyota Grand New Kijang Innova Mengisi Segmen Mobil MPV

Nama mobil Kijang seolah telah menjadi legenda hidup yang masih menjaga eksistensinya dalam dunia otomotif di tanah air. Bermula dari tahun 1977, Toyota memasukan Kijang ke Indonesia. Mulai dari desain yang berbentuk serba kotak bahkan disebut mobil kotak sabun, lalu ada kijang kapsul hingga akhirnya sekarang Kijang terbaru yang bernama Grand New Kijang Innova.  Bermain di segmen Multi Purpose Vehicle, Toyota benar-benar menunjukan kesungguhannya dalam terus melakukan evolusi dari Kijang sejak dulu.  Kini Grand New Kijang Innova lebih mementingkan unsur kenyamanan berkendara.

Dari segi eksterior tampak jelas perubahan terlihat dari penambahan lis front grill krom yang disatukan dengan logo kebesaran Toyota di tengahnya. Bumper juga diselaraskan dengan warna bodi mobil. Headlamp juga didesain lebih besar serta dilengkapi dengan multi-reflektor yang diharapkan dapat membuat cahaya headlamp lebih terang. Garis dan lekukan bodi ditambahkan untuk memberikan kesan berisi pada mobil ini. Sementara di bagian belakang, susunan komposisi lampu belakang juga berubah dan ditambahkan garnish baru yang segar. Pada roda, penggunaan  velg alloy baru juga memberikan kesan sporty yang fresh.

Keunggulan Innova sebenarnya terletak pada bagian sisi interiornya. Gran New Kijang Innova 2.5 V adalah salah satu varian tertinggi yang dilepas Toyota di indonesia. Perubahan didalam cukup signifikan. Mari kita mulai dari penyematan wood aksen di roda kemudi, tuas transmisi, panel pintu serta dashboard yang memberikan kesan mewah dan elegan. Menuju bagian dashboar terdapat Multi Information Display yang terletak diatas audio systemnya. Audio System tipe 2DIN ini dilengkapi layar LCD Touch Screen 6” yang mampu memutar DVD/CD dan MP3 dari perangkat USB/AUX atau WMA Player. Sayangnya, pencahayaan LCD  pada Head Unitnya kurang terang sehingga susah dibaca saat siang hari. Tuas kemudi sudah dilengkai pengatur suara. Pengaturan AC terpisah antara baris pengemudi dan penumpang. Dibagian belakang telah terpasang rear roof monitor yang memberikan fitur hiburan.

Untuk masalah performa tampaknya Toyota telah menemukan racikan mesin yang pas. Tetap mempercayaan pada mesin D-4D (Direct 4 stroke diesel turbo commonrail) yang berkapasitas 2.5L serta DOHC. Transmisi otomatis 4 kecepatan. Tenaga yang bisa dihasilakan sekitar 103 bhp sedangkan torsinya mencapai 25.6 Kgm pada putaran mesin 1.600 hingga 2.400 rpm. Saat diuji di jalan tol untuk meraih 120 Km/jam rasanya tidak begtu lama. Perpindahan gigi cukup halus dan kabin kedap suara yang memberikan kenyamanan lebih.

Leave a Comment